Bagaimana dengan WHV? itu pertanyaan yang cukup banyak ditanyakan oleh teman-teman seusia 22thn-30thn.

WHV adalah program dari pemerintah Australia yang cukup bagus yang mengajak warga negara lain untuk bisa bekerja secara non-permanen/jangka waktu 1-2thn saja dan mendapatkan UMR negara Australia.

Tahukah teman-teman setiap tahunnya dari kuota WHV untuk 1000 orang yang diberikan, pendaftar nya mencapai 108,000 orang ditahun 2019 lalu, jadi ada 107,000 orang yang ditolak. 

 

​Selain itu ada beberapa hal penting yang kami rasa patut diketahui  sebelum mengikuti program WHV ini, oleh karena itu mari kita mulai dengan syarat-syarat WHV:

  1. Program ini memiliki batas usia 30thn , dan bagi teman-teman yang berusia diatasnya, program ini tidak bisa digunakan.

  2. harus memiliki pendidikan terkahir D3/S1 , namun ini sudah menjadi syarat mudah mengingat banyak yang sudah memilikinya.

  3. memiliki tabungan setidaknya AU$ 5000,- dan belum termasuk biaya pendaftaran dan administrasi untuk mengikuti program ini.

  4. maksimum waktu tinggalnya 1-2thn.

  5. ada jumlah kuota yang diberikan pemerintah Australia untuk warga Indonesia, yang kadang dinaikan dan kadang diturunkan,

  6. ada interview yang harus dilewati.

  7. IELTS 4.5

  8. dan syarat-syarat lainnya.

Syarat-syarat diatas meski menjadi tantangan namun masih cukup banyak teman-teman yang berkesempatan memperoleh visa WHV , akan tetapi bagaimana dengan teman-teman yang tidak memenuhi syarat diatas dan menginginkan untuk tinggal jangka waktu yang lebih lama dari 2thn atau bahkan ingin tinggal secara permanen? Ingatlah bahwa bekerja di Australia dapat membuat orang tidak ingin kembali ke Indonesia karena pendapatannya yang bisa mencapai AUD5000,-/bulan bahkan lebih, tetapi menurut aturan kita harus kembali ke Indonesia dan harus berpuas diri dengan pendapatan 5 juta rupiah di Indonesia karena visa WHV sudah tidak dapat diperpanjang. Apakah teman-teman sudah menyadari akan kemungkinan ini terjadi dan bisa menerimanya?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Skenario yang dapat terjadi...

Mari kita skenariokan teman-teman yang telah mengambil WHV dan ingin melanjutkan tinggal lebih lama bahkan secara permanen dan memiliki izin untuk bekerja, terhadap syarat-syarat visa edukasi/studi diatas:

  1. Masih ingat syarat WHV yang pendidikan/ijazah terakhirnya harus D3 atau S1, nah sistem pendidikan di Australia adalah linear atau arti gampangnya adalah harus mengambil tingkat pendidikan AQF (Australian Qualification Framework) yang lebih tinggi, jadi semisal ijazah yang disertakan untuk WHV adalah S1 maka menurut AQF harus mengambil S2 (Master degree), yang notabene lebih susah kuliahnya, membagi waktu dengan bekerja menjai suatu tantangan, selain syarat score IELTS nya 7.0-7.5, uang kuliah (tuition fee) nya berkisar AUD30.000,- sampai 40.000,-/thn diluar memiliki tabungan sebesar 500juta rupiah tsb diatas, maka yang terjadi banyak dari teman-teman WHV adalah balik ke Indonesia dan meninggal kan mimpinya untuk bisa tinggal lebih lama ataupun permanen di Australia.

  2. ​Bagaimana dengan menikah atau marriage visa? betul ini adalah salah satu jalan yang baik untuk bisa tinggal secara permanen di Australia melanjutkan visa WHV mereka bagi yang masih lajang, namun ingat bahwa penempatan kerja WHV umumnya adalah diperkebunan-perkebunan yang terkucil dan berjarak 4-5 jam diluar kota besar terdekat, apakah teman-teman mudah untuk mendapatkan jodoh dengan orang atau PR (permanent residence) holder Australia di tempat terpencil tsb?. 

  3. Untuk mengkonsultasikan hal tsb diatas bagaimana enaknya, terutama bagi yang masih bingung dengan jalur WHV, silahkan hubungi agen-agen VISAHUB Indonesia terdekat. Kami akan membantu sejelas-jelasnya sebelum teman-teman menentukan pilihan, bisa jadi WHV merupakan jalur yang tepat atau tidak.

Lalu bagaimana dengan...

  1. Bagaimana dengan teman-teman yang usianya diatas 30thn ,apakah tidak ada kesempatan untuk bisa bekerja di Australia?

  2. Bagaimana dengan teman-teman yang tidak masuk kuota setelah bertahun-tahun mencoba dan tetap tidak menerima panggilan?

  3. Ataupun teman-teman yang tidak memiliki ijasah D3/S1.

Disinilah kelebihan VISAHUB Indonesia dalam memberikan konsulatasi permasalahan apa yang menjadi kemauan teman-teman dengan bekerja di Australia dan membantu untuk mendapatkan Visa yang menguntungkan anda teman-teman semua.

Created by